Mengembangkan aplikasi dengan multiple infrastruktur
Sebenarnya ini hanya sebuah tips bagi yang kebetulan berhadapan dengan kondisi dimana diharuskan mengembangkan sebuah aplikasi komputer, dimana prasayarat yang dibutukan adalah sperti dapat digunakan (compatible) dengan MSSQL, MySQL serta Oracle sekaligus. Atau misalnya jika mengembangkan aplikasi berbasis Java, dapat dijalankan dari server WebSphere, GlassFish, ApacheTomcat dan sebagainya.
Ini berdasarkan pengalaman penulis sendiri, dan mungkin apabila ada dari pembaca yang budiman memiliki saran yang lebih baik, mohon dengan senang hati bisa memberikan saran 🙂 Jadi saat itu yang dikembangkan adalah sebuah aplikasi JavaEE yang bisa berjalan dengan berbagai macam database dan dijalankan dengan server GlashFish maupun IBM WebSphere
Server Websphere [oracle ; MSSQL ; MySQL]
Menggunakan virtualisasi adalah langkah yang lumayan memudahkan dengan infrastruktur sebagai berikut
- HOST (di instal berbagai jenis DB Engine)
- VM1 (Workspace untuk Environment WebSphere) [1 ~ 2GB RAM]
- VM2 (Workspace untuk Environment GlashFish)Â [1 ~ 2GB RAM]
dengan demikian akan meringankan pembagian beban kerja antara masing masing project, mengingat oracle membutuhkan service yang cukup besar, sehingga jika ada kasus [GF (GlashFish) – Oracle ] atau [WebSphere – Oracle] tidak perlu menginstall oracle sebanyak dua kali